Sebelum kita membahas tentang copywriting lebih jauh, ada baiknya kita memahami dulu apa sih copywriting itu? Nah bagi Anda yang belum terlalu memahami tentang dunia copywriting, Yuk simak penjelasan berikut ini

Copywriting merupakan bentuk tulisan yang ditujukan untuk mempromosikan barang dagangan kita. Dalam membuat copywriting, tentunya kita harus lihai dalam memilah kata, selain menarik dan mudah dipahami, copywriting harus bisa membawa pembaca melakukan aksi. Kalau konteks pembuatan copywriting untuk berbisnis, maka tujuan copywriting adalah untuk melakukan transaksi. Penggunaan copywriting yang tepat dapat menaikkan penjualan hingga berkali lipat. Lalu bagaimana sih cara membuat copywriting yang bagus, menarik, dan mampu menjual?

1. Judul Menarik

Hal terpenting dalam pembuatan copywriting adalah pemilihan judul. Sebagai contoh, Apa yang membuat Anda tertarik dalam membaca sebuah buku? ya jawabannya adalah judul bukunya. sebelum membaca buku, kita akan melihat dari judul buku tersebut, kalau tertarik dengan judulnya kita akan membuka bukunya, kalau tidak tertarik dengan judulnya maka kita tidak akan membuka buku tersebut. Hal ini sama dengan copywriting, jika judulnya tidak menarik maka calon pembeli akan melewatkan promosi yang Anda berikan.

2. Pemilihan Gambar

Menambah gambar dapat membuat copywriting semakin menarik, sudah terbukti bahwa kekuatan visual dalam iklan dapat menambah daya tarik pembaca. Kuncinya, dalam memilih gambar harus relevan dengan produk yang dipasarkan, contohnya ketika menjual produk anak-anak, maka buatlah gambar yang anak-anak sukai.

lalu, pilih gambar yang berkualitas baik, memiliki resolusi gambar yang tinggi,  tidak buram, dan tidak pecah sehingga dagangan Anda akan semakin meyakinkan. Terakhir, pilihlah gambar yang menggugah emosi, contohnya ketika Anda menawarkan produk makanan ringan, pilih gambar yang menunjukkan bahwa makanan tersebut enak dan membuat orang semakin ingin membeli

3. Scarcity atau kelangkaan

Penggunaan teknik scarcity atau kelangkaan yang dimaksudkan adalah membatasi promosi yang ditawarkan, baik secara jumlah produk atau durasi promosi produk tersebut. Variasikan penggunaan teknik ini, jangan sampai memberikan promo yang terlalu panjang yang membuat orang cenderung menunda. Penggunaan teknik ini dapat membuat produk yang ditawarkan terlihat berharga dan menarik.

Contoh : Pesan sekarang atau gigit jari, beli 1 dapat 1 untuk semua produk  hanya berlaku untuk hari ini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *